KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya sehingga berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “HAK ASASI MANUSIA”
Makalah ini berisikan tentang informasi Pengertian HAK ASASI MANUSIA atau yang lebih khususnya membahas penerapan dan pelanggaran hak asasi manusia, Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang hak asasi manusia.
Saya menyadari bahwa Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan Makalah ini.
Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada bapak dosen yang telah memberi tugas ini kepada saya . Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin
HAK ASASI MANUSIA
Latar belakang
Hak asasi manusia (HAM) adalah hak hak yang dimiliki oleh semua orang untuk menjamin hak hak mereka sebagai seorang manusia.
Hak asasi manusia ini berlaku secara universal, dan dasar dasar ham ini tertuang dalam deklarasi kemerdekaan amerika serikat, dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia seperti pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1 dan pasal 31 ayat 1.
Ide awalnya mengenai munculnya HAM berawal pada abad 17 dan 18 yang disebabkan reaksi terhadap keabsolutan raja raja dan kaum feodal terhadap rakyat yang mereka perintah/ manusia yang mereka pekerjakan, reaksi tersebut menimbulkan suatu gagasan dimana rakyat menginginkan untuk diperlakukan sama yaitu tanpa membedakan status, golongan, keturunan, jabatan dan lain sebagainnya, Karena pada dasarnya meraka manusia juga. dari masa itulah usaha penegakan HAM terus berlangsung dan diperjuangkan hingga sekarang diantaranya menghapus perbudakan, perlindungan kelompok minoritas, maupun korban perang dan sebagai puncaknya dikeluarkannya deklarasi oleh PBB pada tahun 1948 yang bertujuan melindungi hidup, kemerdekaan dan keamanan pribadi.
Hak Hidup
Hak hidup adalah hak asasi yang paling utama bagi manusia yang merupakan karunia dari Allah bagi setiap manusia, dengan hak ini seorang manusia diberikan kebebasan untuk dirinya sendiri dan membangun karakter karakter yang dimilikinya. Namun di indonesia ini banyak permasalahan mengenai hak hidup sebagai contohnya:
1. Seorang pengemis yang memenuhi kebutuhan hidupnya dengan meminta minta namun terkadang dicegah oleh pemerintah tanpa memberikan solusi terhadap permasalahan mereka. Padahal mungkin saja mereka memiliki potensi yang besar namun memerlukan uluran tangan dari pemerintah, jika potensi mereka dapat dikembangkan mungin atau setidaknya banyak mengurangi banyaknya pengemis di negara kita ini.
2. Seorang yang cacat sejak lahir atau karna peristiwa tertentu, dalam hal ini saya menilai bahwa di negara kita ini orang yang cacat selalu didiskriminasikan dan dibatasi hak haknya untuk memperjuangkan hidupnya sebagai contohnya dimanapun perusahaan banyak tidak akan menerima seorang untuk bekerja dikarenakan dia cacat padahal belum tentu didalam keterbatasan mereka, mereka lebih pintar dan cekatan dibanding orang orang yang lainnya. Maka dari hal tersebut semoga pemerintah dapat memberikan solusi kepada mereka dengan memberikan dana pinjaman atau apapun untuk mereka berwirausaha jika mereka tidak diperbolehkan bekerja disuatu perusahaan.
3. Masalah ketiga ini seperti banyak yang kita ketahui di media cetak maupun televisi yakni masalah tentang banyanya pembunuhan dikarenakan urusan sepele hingga besar yang mengakibatkan bayaknya nyawa yang melayang, misalnya dikarenakan kejahatan , agraria (dikarenakan mata pencaharian mereka diambil tanpa ada perundingan sebelumnya), dan hilangnya kepercayaan hukum yang membuat mereka lebih suka melakukan keputusan sendiri tanpa mempertimbangkan hidupanya maupun orang lain. Masalah tersebut akan terus terjadi jika para penegak hukum tidak berjalan dengan sesuai fungsinya, dan untuk diri kita sendiri yang selalu mengangap apa yang dilakukan kita semua itu benar, cobalah pikirkan kita memiliki agama dan untuk hidup ini sudah diberikan tujuan yang jelas, namun mengapa membunuh menjadi jalan untuk menyelesaikan masalah”,bukankah allah telah menjelaskan sebagaimana firman allah dalam surat al-nisa ayat 93 yang artinya :
“dan barang siapa membunuh seorang muslim dengan sengaja maka balasannya adalah jahanam, kekal dia didalamnya dan allah murka atasnya dan laknatnya serta menyediakan baginya azab yang berat”.
4. Masalah yang terakhir ini adalah banyaknya bunuh diri, tindakan ini biasanya dilakukan manusia ketika mereka tidak mampu menanggung beban yang mereka dapatkan. Padahal dengan tindakan tersebut permasalahan yang dimilikinya tidak akan selesai malah sebaliknya akan menambah bebannya dan orang lain, bukankah tujuan hidup kita ini adalah untuk berusaha mecapai derajat takwa, dan bukankan allah menilai dari seberapa kesungguhan kita untuk berusaha, dan apapun keputusannya allah lah yang menentukan!, itulah yang perlu kita pahami bahwa apapun yang kita lakukan walaupun dimata manusia itu suatu keburukan belum tentu dimata allah, dan jalan bunuh diri bukanlah jalan yang baik karna nabi saw bersabda:
“barang siapa yang menerjunkan dirinya dari suatu bukit, lalu mati, maka dia kekal di dalam neraka jahanam. Dan barang siapa meneguk racun lalu mati, maka racunnya tetap ditangannya yang akan diteguknya dalam api jahanam, dan dia kekal didalamnya. Dan barang siapa membunuh diri dengan sepotong besi maka besi itu tetap berada ditanganya, dan akan ditusuk tusuk perutnya dengan besi itu dalam api neraka jahanam dan dia kekal didalamnya.”
HAM DAN KEBEBASAN BERAGAMA
Negara kita merupakan negara demokrasi namun kebebasan masyarakat sulit diterapkan dalam kehidupan sosial politiknya. Ditambah lagi jika kita melihat kondisi kehidupan beragama di negara kita sepertinya kebebasan merupakan suatu barang langka untuk dapat diterapkan, sebagai contoh peristiwanya antara lain
1. karena seorang yang sholat menggunakan dua bahasa harus mendekam dalam penjara.
2. Lia Aminudin mendirikan suatu komunitas agama sekaligus pemimpin “Eden kingdom” dan mengaku seorang nabi.
3. Teror fisik dan penyerangan yang dilakukan terhadap jamaah ahmadiyah,
4. Kasus ciketing tentang kekerasan terhadap komunitas HKBP dan masih banyak lagi peristiwa menyangkut kebebasan agama.
Dari semua peristiwa tersebut menjadi suatu bukti bahwa penerapan kebebasan dalam beragama sulit untuk dapat terselesaikan. Padahal , negara kita adalah negari pancasila yang menjujung tinggi keanekaragaman.
Perlindungan kebebasan beragama
Dalam perlindungan kebebasan beragama dinegara kita telah mendapatkan jaminan konstitusi yang cukup kuat, yakni kita merunjuk pada pasal 28(e) ayat 2 undang undang hasil amandemen disana disebutkan bahwa “ setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan , menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya”. Kemudian disepurnakan kembali pada pasal 29 ayat 1 dan 2 yaitu ”negara berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa , negara menjamin kemerdekaan terhadap tiap tiap penduduk utuk memeluk agamanya, dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. Dari pasal tersebut jika kita tafsirkan secara bebas maka undang undang ini memiliki beberapa prinsip hak kebebasan beragama : yaitu hak untuk menyakini kepercayaan, dan hak mengekspresikan pikiran serta sikap sesui dengan hati nuraninya.
Namun kenyatannya melihat fenomena beberapa peristiwa yang telah disebutkan sebelumnya , jaminan perlidungan tersebut belum terimplementasi dengan baik, jika saja undang undang ini terimplementasi dengan baik, mungkin tidak akan ada kelompok yang di klaim sebagai aliran sesat, dan jika pun ada mereka yang dinilai sesat masih bebas menikmati haknya untuk tetap hidup dan tumbuh dinegeri ini. Bukan sebaliknya, perlakuan terhadap mereka yang dinilai sesat justru mencerminkan penghakiman terhadap keyakinan yang bersumber dari hati nurani mereka.
Islam dan Ham
Pada hakekatnya islam tidak bertentangan dengan hak asasi manusia, dan bahkan sangat menghormati hak dan kebebasan manusia. Didalam deklarsi kairo yang dikeluarkan oleh
Organisasi Konferensi islam(OKI), menghasilkan beberapa poin tentang hak asasi manusia yaitu:
1) bahwa islam mengakui persamaan semua orang tanpa membedakan asal usul , ras jenis kelamin, warna kulit dan bahasa.
2) Persamaan adalah basis untuk memperoleh hak dan kewajiban hak asasi manusia,
3) Kebebasan manusia dalam masyarakat islam konsisten dalam esensi kehidupannya, sebab manusia dilahirkan dalam keadaan bebas dan bebas dari tekanan dan perbudakan,
4) Islam mengakui persamaan antara penguasa dan rakyat yang harus tunduk kepada hukum alah tanpa diskriminaasi.
5) Warga negara adalah anggota masyarakat dan mempunyai hak untuk menuntut siapapun yang mengganggu ketentraman masyarakat .
Munculnya paham pluralisme
Pluralisme adalah paham yang mengakui adanya pemikiran beragam -agama, kebudayaan, peradaban, dan lain-lain. Pluralisme juga diartikan suatu pemahaman yang menyatakan bahwa kekuasaan negara harus diserahkan kepada beberapa golongan (kelompok), dan tidak boleh dimonopoli hanya oleh satu golongan.
Munculnya paham pluralisme agama didasarkan pada sebuah keinginan untuk melenyapkan truth claim yang dianggap sebagai pemicu munculnya ekstrimitas, radikalisme agama, perang atas nama agama, konflik horizontal, serta penindasan antar umat agama atas nama agama. Menurut paham ini, konflik dan kekerasan dengan mengatasnamakan agama baru sirna jika masing-masing agama tidak lagi menganggap agamanya paling benar (lenyapnya truth claim). Dalam menghapus truth claim, kaum pluralis terbagi menjadi dua kelompok besar. Kelompok pertama berusaha menghapus identitas agama-agama, dan menyerukan terbentuknya agama universal yang mesti dianut seluruh umat manusia. Menurut mereka, cara yang paling tepat untuk menghapus truth claim adalah mencairkan identitas agama-agama, dan mendirikan apa yang disebut dengan agama universal (global religion). Sedangkan kelompok kedua menggagas adanya kesatuan dalam hal-hal transenden (unity of transenden) yaitu tetap mempertahankan identitas agama. Menurut kelompok kedua semua agama pada dasarnya menyembah Tuhan yang sama, meskipun cara penyembahannya berbeda-beda. Gagasan kelompok kedua ini bertumpu pada ajaran filsafat perennial yang memandang semua agama menyembah Realitas Mutlak yang sama, dengan cara penyembahan yang berbeda-beda.
Inilah gagasan-gagasan penting seputar ide pluralisme agama yang saat ini dipropagandakan di dunia Islam melalui berbagai cara dan media, misalnya dialog lintas agama, doa bersama, dan lain sebagainya. Pada ranah politik, ide pluralisme didukung oleh kebijakan pemerintah yang harus mengacu kepada HAM dan asas demokrasi. Negara memberikan jaminan sepenuhnya kepada setiap warga Negara untuk beragama, pindah agama (murtad), bahkan mendirikan agama baru. Setiap orang wajib menjunjung tinggi prinsip kebebasan berfikir dan beragama, seperti yang dicetuskan oleh para penggagas paham pluralisme.
Memang jika kita renungkan pluralisme memang sifatnya baik karna merupakan Solusi untuk meredam konflik namun kenyataannya malah menambah keragaman agama dan truth klaim seperti contoh pembahasan saya sebelumnya. Hal inilah yang membuat kaum muslimin menentang keras adanya pluralisme . namun, para pengusung paham ini dari informasi yang saya dapatkan mereka menggunakan teks teks agama untuk membenarkan alasan alasan mereka untuk membenarkan paham pluralis mereka, diantaranya yaitu pada surat al-hujurat ayat 13 yang artinya:
Allah swt telah berfirman;
“Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan, dan Kami menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian adalah orang yang paling bertaqwa di sisi Allah. “(al-Hujurat:13).
Pada ayat ini kaum pluralis menganggap bahwa islam memberikan pengakuan terhadap paham pluralisme . padahal dari informasi yang saya ketahui, pada dasarnya ayat ini menerangkan bahwa kita hidup di dunia ini dengan banyaknya keberagaman suku dan agama dimana kita dituntut untuk saling menghormati dan tidak menghalangi peribadatan mereka, dan perlu di pertegas kembali bahwa islam mengakui adanya pluralitas (keberagaman )suku dan bangsa , serta identitas agama selain islam, tapi tidak membenarkan agama mereka.
Kesimpulan
Dari makalah yang saya buat, saya berkesimpulan bahwa hak asasi manusi dapat terapkan jika didalam aturan aturan harus terkandung prinsip prinsip religious yang dapat mengikat seseorang untuk tidak melakukan bentuk bentuk pelanggaran ham . dan hal tersebut dapat terlaksana dengan adanya pendidikan moral dalam berbagai lapisan sosial masyarakat. dan dalam pelanggaran ham memang sulit bahkan mungin akan terus terjadi tapi paling tidak dapat menguranginya.
Selasa, 20 Maret 2012 |
0
komentar
tugas 6
Dari artikel saya menyimpulkan bahwa artikel ini dapat memberikan pengetahuan bagaimana diri kita dapat mengenal bagaimana melakukan usaha dalam dunia kerja dengan pemanfaatan sistem informasi management , saya berpendapat bahwa suatu Organisasi atau perusahaan akan mendapatkan kemudahan dan keuntungan yang begitu besar dari pemanfaatan SIM. Hal ini dikarenakan SIM dapat memberikan kesinambungan mengenai organisasi perusahaan sehingga dapat berputar dengan efisien.
sim juga dapat mengembangkan Misi, Visi, Strategi yang yang menekankan pada prioitas pentingnya menguasai pengetahuan dan teknologi, diantaranya merancang dan mengembangkan berbagai aktifitas dan program untuk pengetahuan karyawan.
Dan dalam melakukan perdagangan dapat memberikan informasi tentang bagaimana cara pelayanan pelanggan yang lebih baik seperti kecepatan dalam pemesanan, yakni seperti yang telah saya tuliskan bahwa jika kita ingin membeli sesuatu kita cukup dengan melalui website resmi penjual dan tanpa harus mengunjungi tokonya langsung, karena dapat memesan lewat media internet serta Memudahkan hubungan antara pemasok barang dan pembeli. Namun yang perlu diperhatikan dalam melakukan perdagangan dengan jaringan elektronik adalah biaya yang akan dikeluarkan cukup tinggi sehingga anda diharapkan dapat mempertimbangkan tentang berapa modal anda dan presentase keuntungan yang anda dapatkan melalui jaringan elektronik ini, yang kedua adalah masalah keamanan didalam jaringan elektronik ini masalah keamanan sangat rentang karena jaringan ini dibuat oleh manusia.
E-commerce
e-commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
Yaitu suatu perdagangan atau transaksi yang menggunakan akses jaringan, yakni sistem berbasis komputer, dan jaringan internet.
- Manfaat perdagangan melalui jaringan elektronik.
pelayanan pelanggan yang lebih baik seperti kecepatan dalam pemesanan, yakni jika kita ingin membeli sesuatu kita cukup dengan melalui website resmi penjual dan tanpa harus mengunjungi tokonya langsung, karena dapat memesan lewat media internet. Memudahkan hubungan antara pemasok barang dan pembeli.
- kendala perdagangan melalui jaringan elektronik.
1. Biaya Tinggi
2. Masalah Keamanan
3. Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia
- Jalan menuju perdagangan melalui jaringan elektronik
1. Mengumpulkan intelijen bisnis
Aktifitas mengumpulkan informasi tentang elemen-elemen dalam lingkungan yang berinteraksi dengan perusahaan.Tugas-tugas intelijen dasar yaitu Mengumpulkan Data, Mengevaluasi Data, Menganalisa Data, Menyimpan Intelijen dan Menyebarkan Intelijen
2.Membentuk suatu sistem antar-organisasi (IOS)
Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal. Mitra Dagang atau Mitra Bisnis adalah perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS.
Strategi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
Dalam strategi perdagangan melalui jaringan elektronik dapat menggunakan hypertext (dokumen-dokumen) dalam bentuk elektronik, yaiatu dapat mengklik kata atau kalimat yang ditampilkan dilayar komputer mereka dan mengambil hypertext itu. Ide itu menjadi kenyataan pada tahun 1992 dalam bentuk world-wide web, dan sejak itu jauh melampaui harapan awalnya. Bukan hanya menangani materi text tapi juga mampu menyimpan dan mengambil hypermedia (multimedia yang terdiri dari text,grafik, audio, dan vidio). WWW adalah ruang informasi diinternet tempat dokumen-dokumen hypermedia disimpan dan dapat diambil dengan suatu skema alamat yang unik. sehingga tetap tidak mengurangi kesulitan untuk mencari dokumen-dokumen tersebut.
Sistem antar organisasai (IOS)
adalah suatu kombinasi perusahaan-peusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai sistem tunggal. Perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS disebut mitra dagang atau mitra bisnis.
Manfaat IOS :
Efisiensi komparatif : internal dan antar organisasi
Kekuatan tawar menawawar : kekuatan suatu perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggannya yang menguntungkan dirinya.
Kekuatan ini berasal dari 3 hal :
- Keistimewaan produk yang unik
- Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian
- Peningkatan biaya peralihan.
Pertukaran data elektronik (EDI)
EDI pada dasarnya bentuk elektronik yang dapat dikirim antar jaringan. EDI meliputi pengirim data pada mesin pembaca, format struktur, memungkinkan data diterima tanpa perlu untuk mengunci ulang.
Dua standar utama EDI yaitu American National Standards Institute standard ASC X12 digunakan pada North America dan standar internasional EDIFACT digunakan di Eropa.
- Hubungan EDI yang umum
Hubungan EDI yang umum membentuk kaitan antara perusahaan dengan pemasoknya dan pelanggannya. Kaitan dengan pemasoknya dinamakan sisi pasokan (supplay side) dan kaitan dengan pelanggannya dinamakan sisi pelanggan (customer side).
- Standar EDI
Format standar memungkinkan para mitra bisnis bertukar data tetapi memerlukan suatu proses translasi data sebelum mengirim dan setelah menerima. Translasi diperlukan karena aplikasi komputer para mitra bisnis umumnya tidak menangani data dalam format yang sama (standar). Sehingga diperlukan perangkat lunak pemetaan (mapping software).
Selain itu dijumpai pula transfer dana secara elektronik melalui jaringan komputer yan dinamakan dengan electronic funds transfer – EFT. Hal tersebut juga memiliki peranan penting dalam perdagangan melalui jaringan elektronik.
- Tingkat penerapan EDI
EDI bukanlah suatu strategi yang harus dilaksanakan sekaligus (mutlak) atau sama sekali tidak. Para mitra bisnis dapat menerapkannya dalam berbagai tingkatan. Tingkatan yang dimaksud yaitu :
- Pemakai tingkat satu; hanya satu atau dua set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra bisnis yang terbatas.
- Pemakai tingkat dua; banyak set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah besar mitra bisnis.
- Pemakai tingkat tiga; banyak set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah besar mitra bisnis dan juga aplikasi komputer perusahaan disesuaikan dengan pendekatan EDI.
-Manfaat EDI
Penerapan EDI dapat meberikan manfaat langsung yang berasal dari penggunaan teknologi dan manfaat tidak langsung, yakni :
- Mengurangi kesalahan
- Mengurangi biaya
- Meningkatakan efisiensi operasional
- Meningkatkan kemampuan bersaing
- Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang
- Meningkatkan pelayanan pelanggan
Teknologi perdagangan melalui jaringan elektronik
1. Sambungan langsung , perusahan dapat membentuk jaringan komunikasi data dengan para mitra dagangnya dengan menggunakan sirkuit yang disediakan oleh penyedia telekomunikasi umum.
2. Jaringan bernilai tambah , disediakan oleh penjual yang bukan hanya menyediakan sirkuit tetapi juga menyediakan banyak jasa yang diperlukan untuk menggunakan sirkuit itu bagi EDI.
3. Internet , memungkinkan suatu jaringan komunikasi global yang tidak hanya menghubungkan para mitra dagang tetapi juga mencakup para pelanggan.
Pentingnya Pengendalian Sistem Informasi
Pengendalian sistem informasi memiliki fungsi pengendalian terhadap aktivitas-aktivitas dalam suatu yang ingin diupayakan agar sesuai dengan strategi untuk mencapai tujuannya. Kegiatan pengendalian tersebut dapat diklasifikasikan dalam dua jenis yaitu, pengendalian manajemen (management control) dan pengendalian operasional (operational control). Pengendalian manajemen lebih mengarah pada pengendalian kegiatan secara menyeluruh demi mendapatkan keyakinan bahwa strategi telah dijalankan secara efektif dan efisien. Sedangkan pengendalian operasional hanya menyangkut tugas-tugas tertentu telah dilaksanakan secara efektif dan efisien.
· Tugas pengendalian dalam Sistem Informasi yang terdiri dari :
Kontrol dan Proses Pengembangan
Didalam Proses ini untuk mengupayakan agar CBIS yg diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai perencanaannya, adapun fase-fase yang harus dilalui-nya antara lain yaitu :
- Fase Perencanaan yaitu suatu proses untuk menentukan tujuan dan mengetahui kendala yang akan dilaluinya .
- Fase Analisis & Disain yaitu fase dimana kebutuhan informasi didefinisikan terlebih dahulu.
-Fase Implementasi yaitu mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima dan
memastikan apakah memenuhi criteria penampilan.
-Fase Operasi & Kontrolyaitu fase untuk Mengontrol CBIS selama berevolusi dalam fase SLC dan Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan.
- Fase Perencanaan yaitu suatu proses untuk menentukan tujuan dan mengetahui kendala yang akan dilaluinya .
- Fase Analisis & Disain yaitu fase dimana kebutuhan informasi didefinisikan terlebih dahulu.
-Fase Implementasi yaitu mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima dan
memastikan apakah memenuhi criteria penampilan.
-Fase Operasi & Kontrolyaitu fase untuk Mengontrol CBIS selama berevolusi dalam fase SLC dan Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan.
Kontrol Desain Sistem
Didalam pengontrolan desain sistem Tujuannya untuk memastikan bahwa disainnya mampu meminimalkan kesalahan, yakni dengan cara mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.
dalam tahap ini diharapkan tidak perlu dilakukan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya.
dalam tahap ini diharapkan tidak perlu dilakukan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya.
Tahapan dalam desain sistem
A . Permulaan Transaksi (Transaction Origination).yaitu Perekaman satu elemen data/lebih pada dokumen sumber.yakni terdiri dari:
A . Permulaan Transaksi (Transaction Origination).yaitu Perekaman satu elemen data/lebih pada dokumen sumber.yakni terdiri dari:
- Permulaan Dokumentasi Sumber
meliputi: Perancangan dokumentasi
Pemerolehan dokumentasi
Kepastian keamanan dokumen
- Kewenangan
Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
-Pembuatan Input Komputer
Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses.
- Penanganan Kesalahan
Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg
telah dikoreksi ke record entry.
- Penyimpanan Dokumen Sumber
Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan.
B . Entri Transaksi
Entri Transaksi yaitu mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat
dibaca oleh komputer. Dalam melakukan perubahan data tersebut meliputi:
- Entri Data
Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan
inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
- Verifikasi Data
terdiri dari:
1. Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
Data dimasukkan ke sistem kali sebanyak 2 kali.
2. Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
- Penanganan Kesalahan Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk
pengoreksian
- Penyeimbangan Batch.
Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang
sama yang dibuat selama permulaan transaksi.
C . Komunikasi Data
Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam
sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn
baik
meliputi: Perancangan dokumentasi
Pemerolehan dokumentasi
Kepastian keamanan dokumen
- Kewenangan
Bagaimana entry data akan dibuat menjadi dokumen dan oleh siapa
-Pembuatan Input Komputer
Mengidentifikasi record input yang salah dan memastikan semua data input
diproses.
- Penanganan Kesalahan
Mengoreksi kesalahan yang telah dideteksi dan menggabungkan record yg
telah dikoreksi ke record entry.
- Penyimpanan Dokumen Sumber
Menentukan bagaimana dokumen akan disimpan dan dalam kondisi
bagaimana dapat dikeluarkan.
B . Entri Transaksi
Entri Transaksi yaitu mengubah data dokumen sumber menjadi bentuk yang dapat
dibaca oleh komputer. Dalam melakukan perubahan data tersebut meliputi:
- Entri Data
Kontrol dalam bentuk prosedur tertulis dan dalam bentuk peralatan
inputnya sendiri. Dapat dilakukan dengan proses offline/online
- Verifikasi Data
terdiri dari:
1. Key Verification (Verifikasi Pemasukan)
Data dimasukkan ke sistem kali sebanyak 2 kali.
2. Sight Verification (Verifikasi Penglihatan)
Melihat pada layar sebelum memasukkan data ke system
- Penanganan Kesalahan Merotasi record yang telah dideteksi ke permulaan transaksi untuk
pengoreksian
- Penyeimbangan Batch.
Mengakumulasikan total setiap batch untuk dibandingkan dengan total yang
sama yang dibuat selama permulaan transaksi.
C . Komunikasi Data
Tanggungjawab manajer jaringan dengan menggabungkan ukuran keamanan ke dalam
sistem dan memonitor penampilan untuk memastikan keamanan telah dilakukan dgn
baik
1. Kontrol Pengiriman Data
2. Kontrol Channel Komunikasi
3. Kontrol Penerimaan Pesan
4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan
D . Pemrosesan Komputer
Dikaitkan dengan input data ke komputer dan dibanguun dalam program dan database
1. Penanganan Data
2. Kontrol Channel Komunikasi
3. Kontrol Penerimaan Pesan
4. Rencana Pengamanan Datacom Secara Keseluruhan
D . Pemrosesan Komputer
Dikaitkan dengan input data ke komputer dan dibanguun dalam program dan database
1. Penanganan Data
2. Penanganan Kesalahan
3. Database dan Perpustakaan Software
# Password # Direktori Pemakai
# Direktori Field # Enkripsi
E . Output Komputer
Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk jadi kepada
pemakai
1. Distribusi
Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang
menerima output.
2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan
kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan
pada waktu pertama kali data input dibuat.
3. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan
menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
4. Penyimpangan Record
Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan
yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang siasia.
5. Penyeimbangan Operasi Komputer
Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua
batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.
3. Database dan Perpustakaan Software
# Password # Direktori Pemakai
# Direktori Field # Enkripsi
E . Output Komputer
Komponen subsistem ini bertanggung jawab untuk mengirimkan produk jadi kepada
pemakai
1. Distribusi
Kontrol pada distribusi laporan berusaha untuk memastikan ketepatan orang yang
menerima output.
2. Penyeimbangan Departemen Pemakai
Bila departemen pemakai menerima output dari komputer, maka keseluruhan
kontrol dari output dibandingkan dengan total yang sama yang telah ditetapkan
pada waktu pertama kali data input dibuat.
3. Penanganan Kesalahan
Kelompok kontrol tertentu dapat ditetapkan didalam area pemakai dengan
menjalankan prosedur formal untuk mengoreksi kesalahan.
4. Penyimpangan Record
Tujuan komponen kontrol yang terakhir ini adalah untuk memelihara keamanan
yang tepat terhadap output komputer dan untuk mengontrol penyelesaian yang siasia.
5. Penyeimbangan Operasi Komputer
Kontrol ini memungkinkan pelayanan informasi untuk memverifikasi bahwa semua
batch dan transaksi yang diterima dari departemen pemakai telah diproses.
KONTROL PENGOPERASIAN SISTEM
Kontrol pengoperasian sistem dimaksudkan untuk mencapai efisiensi dan
keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan
menjadi 5 area :
1. Struktur organisasional
Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis,
Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan
penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster
a. Rencana Keadaan darurat
Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
keamanan.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini dapat diklasifikasikan
menjadi 5 area :
1. Struktur organisasional
Staf pelayanan informasi diorganisir menurut bidang spesialisasi. Analisis,
Programmer, dan Personel operasi biasanya dipisahkan dan hanya mengembangkan ketrampilan yang diperlukan untuk area pekerjaannya sendiri.
2. Kontrol perpustakaan
Perpustakaan komputer adalah sama dengan perpustakaan buku, dimana didalamnya ada pustakawan, pengumpulan media, area tempat penyimpanan media dan prosedur untuk menggunakan media tersebut. Yang boleh mengakses perpustakaan media hanyalah pustakawannya.
3. Pemeliharaan Peralatan
Orang yang tugasnya memperbaiki computer yang disebut Customer Engineer (CE) / Field Engineer (FE) / Teknisi Lapangan menjalankan pemeliharaan yang terjadwal / yang tak terjadwal.
4. Kontrol lingkungan dan keamanan fasilitas
Untuk menjaga investasi dibutuhkan kondisi lingkungan yang khusus seperti ruang computer harus bersih keamanan fasilitas yang harus dilakukan dengan
penguncian ruang peralatan dan komputer.
5. Perencanaan disaster
a. Rencana Keadaan darurat
Prioritas utamanya adalah keselamatan tenaga kerja perusahaan
b. Rencana Backup
Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika
terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
c. Rencana Record Penting
Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan
kopi duplikat.
d. Rencana Recovery
Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas
komunikasi da pasokan-pasokan.
Menjelaskan bagaimana perusahaan dapat melanjutkan operasinya dari ketika
terjadi bencana sampai ia kembali beroperasi secara normal.
c. Rencana Record Penting
Rencana ini mengidentifikasi file data penting & menentukan tempat penyimpanan
kopi duplikat.
d. Rencana Recovery
Rencana ini mengidentifikasi sumber-sumber peralatan pengganti, fasilitas
komunikasi da pasokan-pasokan.
Diberdayakan oleh Blogger.

